Sabtu, 06 Mei 2017

PELUANG BISNIS 2017 dan BAGAIMANA CARA MEMULAINYA


Bismillaahirrohmaanirrohiim.
Robbii zidnii 'ilman, Warzuqnii fahman
Ya Allah ya Robbii, tambahkan ilmu padaku dan karuniakan kepahaman bagiku.
  1. Bakery Roti & Snack Catering.
  2. Bimbel/Bimbingan Belajar dan Les Privat
  3. Biro Iklan/Kolportir
  4. Ekspedisi/Kiriman
  5. Seluler shop

Teman-teman dapat menambahkan bidang-bidang yang lain. Semuanya setingkat UMKM yang bisa Anda tempatkan di carport/garasi rumah yang tak terpakai. Namun besar kecilnya omset penjualan tergantung bagaimana kita menerapkan Strategi Pemasarannya yang kita pelajari di KUL-WA kemarin.

PENDAHULUAN

Mendirikan suatu usaha/bisnis mulainya bisa berbeda beda. Ada seorang yang punya segepok uang (M sampai T) ingin mendirikan usaha. Ya tinggal buat proposal perencanaan pendirian usaha itu. Yang kita bicarakan di sini bukan itu. Tapi ada seorang datang kepada saya, dia berkata "Pak, saya punya garasi mobil di rumah saya yang tidak terpakai, mobil saya letakkan di depan rumah seperti tetangga saya lainnya. Saya ingin punya usaha untuk menambah penghasilan saya."

Awal ceritanya begitu, saya pun melanjutkan pembicaraan seperti seorang dokter mengadakan "anamnesa" (cerita tentang riwayat penyakit). "Di rumah ada dapur ya," tanya saya. "Ada," jawab temanku itu. "Ruang makan atau meja makan mesti ada to," tambah saya datar. "Ya aada," jawab sobat saya ini sambil tersenyum.

Itulah dialog awal yang menunjukkan dari arah mana start/mulainya suatu usaha. Kemudian saya sodorkan lima pilihan bidang yang sudah saya susun menurut abjad:
  1. Bakery
  2. Bimbel
  3. Biro Iklan
  4. Ekspedisi
  5. Seluler shop
Sebenarnya tidak hanya lima bidang ini saja, teman-teman saya persilahkan menambah bidang-bidang lain, agar kaya bahasan dan tambahan ilmu kita. Singkatnya, teman saya tadi memilih yang nomor satu, BAKERY. Ini pas karena disamping garasi ada dapur dan ruang makan. Empat bidang lainnya cukup hanya garasi mobil saja.

BAKERY & SNACK CATERING

Bakery di sini kita artikan sebagai pembuatan roti melalui proses pemanggangan dengan alat oven, ada yang listrik, ada yang gas LPG untuk proses pemanggangannya.

INVESTASI/ALAT-ALATNYA

Karena dimulai dari skala kecil, maka investasinyapun kecil. Setelah pasar berkembang, investasi bisa ditambah dan dikembangkan.

  1. Oven 2 buah @ Rp.125.000 = Rp 250.000
  2. Loyang 10 buah @ Rp.10.000 = Rp 100.000
  3. Mixer Rp 3 juta (kapasitas 3 kg terigu)
  4. Rp 600.000 (kapasitas 1/4 kg terigu)
  5. Gas LPG + tabung Rp 100.000
  6. Kompor gas 1 pit Rp 100.000
  7. Bahan baku, terigu, gula pasir, telor mentega dll Rp. 200.000
Jumlah Rp.750.000, ditambah mixer Rp 600 ribu atau Rp.3 juta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar